Judul : Mengenal Tema dan Amanat Dalam Cerita
link : Mengenal Tema dan Amanat Dalam Cerita
Mengenal Tema dan Amanat Dalam Cerita
Adik-adik,
Apakah kalian suka cerita?
Pasti suka khan?
Cerita memang asyik. Apalagi kalau ceritanya seru dan bikin penasaran. Pasti akan semakin menyenangkan membaca cerita yang seperti itu.
Nah, kalau membaca cerita, jangan lupa untuk mengambil pelajaran dari cerita itu. Cerita yang baik selalu mengajarkan hal-hal yang baik. Misalnya : tidak boleh sombong, tidak boleh nakal, tidak boleh malas, dan lain-lain.
Dalam cerita ada hal yang disebut tema dan amanat. Sekarang kita akan belajar tentang tema dan amanat.
Sebelum kalian mencoba memahami apa yang dimaksud dengan tema dan amanat, coba dulu baca cerita berikut ini :
Dahulu kala di sebuah hutan, hiduplah seekor rubah yang licik. Hewan-hewan lain penduduk hutan banyak yang dicurangi oleh sang rubah.
Rubah selalu berusaha mendapatkan segala sesuatu tanpa harus bersusah payah. Dengan mengelabui hewan lainnya, dia berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
Suatu hari, Rubah melihat seekor kelinci yang sedang asyik makan jagung. Jagung itu kuning dann kelihata ranum.
Seperti biasa, Rubah langsung memutar otak untuk mendapatkan jagung yang sedang dipegang kelinci. Dengan bersiul-siul Rubah berjalan melewati kelinci. Kelinci tidak peduli dengan kedatangan Rubah karena sibuk dengan jagungnya.
"Hai, kelinci, asyik benar kayaknya." kata rubah sambil melirik ke arah jagung yang kuning merona. Air liurnya meleleh, tapi langsung ditelannya kembali.
"Eh, rubah. Iya nih..." jawab sang kelinci singkat dan kemudian beralih mengamati jagungnya.
"Jagungnya enak?" tanya rubah.
"Mungkin! Aku juga belum tahu, ini buat anak-anakku. Tak tega aku memakannya. Anakku belum makan dari pagi."
"Kamu belum dengar berita heboh kemarin?" pancing rubah untuk memulai siasatnya.
"Berita heboh apa?" kelinci heran.
"Kemarin si Kambing dan anak-anaknya muntah-muntah gara-gara makan jagung. Sekarang masih terbaring sakit semua."
"Masa?"
"Iya. Kalau tidak percaya tanya saja sendiri."
"Lalu gimana jagung ini?"
"Ga tahu. Kalau kamu mau sini aku buang saja ke sungai. Soalnya kalau tidak dibuang bisa bawa sial."
"Waduh... Mendingan begitu ya. Bener kamu mau bantu aku buang jagung ini."
"Teman sejati selalu berusaha membantu teman bukan?"
"Kamu baik sekali, rubah."
"Biasa aja kaleee." kata rubah sambil ngacir
Rubah menimang-nimang jagung yang ranum itu di rumahnya. Dari tadi air liurnya tak henti-hentinya menetes. Tapi ia tahan, karena takut ada yang melihat ia memakan jagung itu di jalan. Sekarang sudah aman, batinnya.
Kemudian digigitnya jagung itu, ueeekkk!!!
Apa ini?
Ternyata jagung itu adalah jagung plastik.
Asem!!!
Dari cerita di atas kalian, bisa mengambil pelajaran bukan? Jangan licik.
Amanat biasanya berbentuk kalimat perintah, saran, atau imbauan.
Tema cerita tersebut bisa disimpulkan setelah kalian membaca cerita di atas sampai selesai. Temanya tentang rubah yang licik.
Jadi sebetulnya mudah bukan untuk menentukan tema dan amanat sebuah cerita.
Oke!!
Sampai disini ya.
Jangan lupa rajin belajar dan jangan licik. Kalau ingin membantu teman lakukanlah dengan ikhlas dan tanpa pamrih.
Salam
Kak Ainun
Apakah kalian suka cerita?
Pasti suka khan?
Cerita memang asyik. Apalagi kalau ceritanya seru dan bikin penasaran. Pasti akan semakin menyenangkan membaca cerita yang seperti itu.
Nah, kalau membaca cerita, jangan lupa untuk mengambil pelajaran dari cerita itu. Cerita yang baik selalu mengajarkan hal-hal yang baik. Misalnya : tidak boleh sombong, tidak boleh nakal, tidak boleh malas, dan lain-lain.
Dalam cerita ada hal yang disebut tema dan amanat. Sekarang kita akan belajar tentang tema dan amanat.
Sebelum kalian mencoba memahami apa yang dimaksud dengan tema dan amanat, coba dulu baca cerita berikut ini :
Si Rubah Yang Licik
![]() |
| RUBAH YANG LICIK |
Rubah selalu berusaha mendapatkan segala sesuatu tanpa harus bersusah payah. Dengan mengelabui hewan lainnya, dia berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
Suatu hari, Rubah melihat seekor kelinci yang sedang asyik makan jagung. Jagung itu kuning dann kelihata ranum.
Seperti biasa, Rubah langsung memutar otak untuk mendapatkan jagung yang sedang dipegang kelinci. Dengan bersiul-siul Rubah berjalan melewati kelinci. Kelinci tidak peduli dengan kedatangan Rubah karena sibuk dengan jagungnya.
"Hai, kelinci, asyik benar kayaknya." kata rubah sambil melirik ke arah jagung yang kuning merona. Air liurnya meleleh, tapi langsung ditelannya kembali.
"Eh, rubah. Iya nih..." jawab sang kelinci singkat dan kemudian beralih mengamati jagungnya.
"Jagungnya enak?" tanya rubah.
"Mungkin! Aku juga belum tahu, ini buat anak-anakku. Tak tega aku memakannya. Anakku belum makan dari pagi."
"Kamu belum dengar berita heboh kemarin?" pancing rubah untuk memulai siasatnya.
"Berita heboh apa?" kelinci heran.
"Kemarin si Kambing dan anak-anaknya muntah-muntah gara-gara makan jagung. Sekarang masih terbaring sakit semua."
"Masa?"
"Iya. Kalau tidak percaya tanya saja sendiri."
"Lalu gimana jagung ini?"
"Ga tahu. Kalau kamu mau sini aku buang saja ke sungai. Soalnya kalau tidak dibuang bisa bawa sial."
"Waduh... Mendingan begitu ya. Bener kamu mau bantu aku buang jagung ini."
"Teman sejati selalu berusaha membantu teman bukan?"
"Kamu baik sekali, rubah."
"Biasa aja kaleee." kata rubah sambil ngacir
Rubah menimang-nimang jagung yang ranum itu di rumahnya. Dari tadi air liurnya tak henti-hentinya menetes. Tapi ia tahan, karena takut ada yang melihat ia memakan jagung itu di jalan. Sekarang sudah aman, batinnya.
Kemudian digigitnya jagung itu, ueeekkk!!!
Apa ini?
Ternyata jagung itu adalah jagung plastik.
Asem!!!
Dari cerita di atas kalian, bisa mengambil pelajaran bukan? Jangan licik.
Amanat biasanya berbentuk kalimat perintah, saran, atau imbauan.
Tema cerita tersebut bisa disimpulkan setelah kalian membaca cerita di atas sampai selesai. Temanya tentang rubah yang licik.
Jadi sebetulnya mudah bukan untuk menentukan tema dan amanat sebuah cerita.
Oke!!
Sampai disini ya.
Jangan lupa rajin belajar dan jangan licik. Kalau ingin membantu teman lakukanlah dengan ikhlas dan tanpa pamrih.
Salam
Kak Ainun
Demikianlah Artikel Mengenal Tema dan Amanat Dalam Cerita
Sekianlah artikel Mengenal Tema dan Amanat Dalam Cerita kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Mengenal Tema dan Amanat Dalam Cerita dengan alamat link https://infoasikindo.blogspot.com/2014/04/mengenal-tema-dan-amanat-dalam-cerita.html

0 Response to "Mengenal Tema dan Amanat Dalam Cerita"
Post a Comment