Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan

Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan - Hallo sahabat Meta News, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel islam, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan
link : Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan

Baca juga


Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan

Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan
Bangsa Tsamud, penduduk kota Hijr, kira-kira 750 km dari Jeddah adalah bangsa yang pandai mengukir gunung dan batu-batuan untuk dijadikan istana dan tempat tinggal. Khususnya di lereng gunung Athlab. Karena itu mereka merasa menjadi bangsa yang hebat karena berhasil menaklukan gunung.

Kaum Tsamud menyembah berhala.


Tersebutlah salah satu orang di antara mereka bernama Salih bin Ubaed bin Maseh bin Thamud bin Athir bin Nuh yang merasa prihatin dengan kondisi mereka. Dia mengingatkan penyimpangan akidah kaumnya dan kembali ke agama yang benar.

"Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Allah. Dia telah menciptakan kamu dari bumi dan menjadikan kamu pemakmurnya. Karena itu mohonlah ampunan-Nya dan bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat rahmat-Nya dan memperkenankan doa hamba-Nya." kata Nabi Saleh (Q.S Hud 61-62)

Hanya sebagian kecil dari mereka yang mengindahkan himbauan Nabi Saleh. Sebagian besar menolaknya. Pemimpin mereka bahkan mengambil sikap menentang Nabi Saleh. Mereka menghalang-halangi dan mengancam pengikut Nabi Saleh. Nabi Saleh mengingatkan mereka tentang nasib Kaum 'Ad dan Kaum Nabi Nuh yang mereka kenal. Tetapi mereka tetap menentang Nabi Saleh, dan hanya sebagian kecil saja yang percaya dengan Nabi Saleh.

Para pemimpin orang yang tidak beriman berkata dengan sombong kepada kaum kecil yang percaya dengan Nabi Saleh, "Apakah kalian percaya bahwa Nabi Saleh diutus oleh Tuhan-Nya?".

Mereka menjawab, "Ya, kami percaya dengan wahyu yang disampaikan oleh Nabi Saleh." 

Pemimpin-pemimpin itu berkata dengan nada sombong, "Kami tidak percaya dengan apa yang kalian percayai."


Mereka tetap menentang ajaran Nabi Saleh. Bahkan kini mereka terang-terangan menentang langsung Nabi Saleh. Sekelompok orang dari mereka bahkan bermaksud membunuh nabi Saleh.

Mereka berkata kepada Nabi Saleh, "Kami mendapatkan nasib buruk gara-gara kamu dan orang-orang yang mengikutimu"
 
Nabi Saleh menjawab, "Nasibmu hanya ada pada sisi Allah, bukan karena Kami. Kalian adalah kaum yang diuji."

Melihat pengikut Nabi Saleh bertambah mereka menjadi khawatir, mereka mencoba mempermalukan Nabi Saleh dengan sebuah tantangan yang tidak masuk akal. Meminta seekor Unta betina keluar dari gunung.

Pada hari yang telah ditentukan, semua orang berkumpul di tempat yang ditentukan untuk menyaksian peristiwa yang akan memalukan Nabi Saleh atau Pemimpin-pemimpin Kaum Tsamud.

Mereka berkata sambil menunjuk ke arah gunung, "Mintalah Tuhanmu untuk mengeluarkan seekor Unta betina yang tinggi dan menarik, hamil 10 bulan dari gunung itu!"

Nabi Saleh menjawab, "Lihatlah sekarang. Jika Allah mengabulkan apa yang kalian minta, akankah kalian percaya dengan apa yang akan aku sampaikan."

Mereka serentak menjawab, "Ya."

Nabi Saleh kemudian berdoa kepada Allah SWT, meminta-Nya agar mengabulkan permintaan mereka.

Allah mengabulkan doa Nabi Saleh.

Semua orang ternganga, melihat keajaiban yang terjadi. Bukit di depan mereka terbelah, dan darinya, keluar seekor Unta yang tinggi dan menarik dan sedang hamil 10 bulan.

Sebagian orang menjadi beriman dan sebagian besar lainnya tetap ingkar. Bahkan mereka kemudian membunuh Unta tersebut.

Tidak berhenti sampai disitu, mereka juga merencanakan makar untuk membunuh Nabi Saleh dengan menyuruh 9 laki-laki untuk melakukannya.

Pemimpin mereka berkata, "Bersumpahlah, kalian akan menyerangnya dan keluarganya di malam hari, nanti kita mengaku tidak akan menyaksikan peristiwa itu dan sesungguhnya kita adalah orang-orang yang benar."

Mereka menjalankan rencana tersebut. (Q.S An Naml 47-49)

Namun Allah juga mempunyai rencana sendiri untuk mereka.
Allah menghancurkan mereka dan kota-kotanya yang indah.



Demikianlah Artikel Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan

Sekianlah artikel Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan dengan alamat link https://infoasikindo.blogspot.com/2014/07/tsamud-bangsa-yang-dihancurkan.html

0 Response to "Tsamud : Bangsa Yang Dihancurkan"

Post a Comment