Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita

Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita - Hallo sahabat Meta News, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel inspirasi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita
link : Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita

Baca juga


Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita

Adikku,

Kini engkau sudah beranjak remaja.
Banyak peristiwa yang telah saksikan bersama. Kita juga telah membicarakan banyak hal. Entah berapa juta kata yang telah Kakak ucapkan padamu, entah berapa ribu peribahasa yang sengaja Kakak kutip untukmu. Tapi, semenit yang lalu, Kakak baru sadar, ada sebuah kalimat yang terlupa. Entah kenapa kalimat itu selalu terluput saat Kakak ingin mengucapkannya. Dan sekarang, Kakak tak ingin lupa lagi. Kalimat itu sangat penting, sehingga Kakak takut bila sepanjang hidup, Kakak tak pernah mengucapkan kalimat ini untukmu :

“Adikku, Kakak mencintai dan menyayangimu.”

Karena itu, dengarlah adikku!


Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita
Kakak lahir dulu.
Kakak mengenal dunia ini lebih dulu darimu.
Engkau memulai hidupmu tanpa dibekali dengan pengalaman akan kehidupan itu sendiri. Engkau telah meninggalkan masa kanak-kanak tanpa pernah tahu seperti apa masa remaja itu. Suatu saat nanti engkau juga akan menikah tanpa pernah punya pengalaman dengan pernikahan itu sendiri. Dan saat nantinya engkau memasuki masa tua, engkau tak pernah tahu hal macam apa yang akan engkau hadapi.

Karena alasan itu, mohon dengarkan Kakak sekarang ini.
Kakak telah akrab dengan dunia ini dan isinya pada saat engkau baru bisa mengeja namanya satu persatu : b-u-n-g-a, m-a-t-a-h-a-r-i.

Kakak telah membaca buku-buku Shakespeare, Robert T Kiyosaki, Hegel, Jane Austin, Tan Malaka, Seno Gumira Ajidarma, Edgar Allan Poe, Pramoedya Ananta Toer, Oscar Wilde dan yang lainnya pada saat Engkau baru mengenal bacaan-bacaan pengantar tidur.

Kakak telah jatuh bangun dalam usaha untuk bertahan hidup saat Engkau baru mulai “hidup”.

Jadi, bila sekarang Kakak mengatakan ini semua, bukankah itu pantas? Kakak ingin berbicara panjang lebar, membicarakan banyak hal denganmu. Dan Kakak merasa senang karena telah memulai dengan kata-kata cinta. Tapi ingatlah bahwa Kakak tidak sedang atau akan menasehatimu. Sungguh!

Kalaupun nanti nadanya akan seperti menasehati, maka itu hanya karena Kakak memilih kata yang salah. Kakak hanya ingin berbicara. Itu saja!

Adikku..


Duniaku dan duniamu berbeda.
Saat ini kita hidup di bawah langit yang sama dengan jenis pertarungan yang berbeda. Apa yang ingin Kakak menangkan berlainan dengan apa yang ingin Engkau menangkan. Karena itu, strategi yang akan kita pakai nantinya pasti tidak akan sama.

Jadi, apa gunanya Kakak mengatakan semua ini?

Seperti yang sudah Kakak singgung tadi, bahwa setiap masa dalam hidupmu akan berlangsung sekali saja. Tak akan pernah berulang. Engkau akan mengalami masa kanak-kanak sekali, masa remaja sekali, masa dewasa sekali, masa tua sekali. Sudah itu mati. Engkau tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dalam masa-masa yang Kakak sebutkan tadi.

Lalu dengan apa Engkau akan menghadapi semua itu?

Itulah sebabnya kenapa Kakak ingin bercerita banyak sekarang. Berbeda dengan masa dalam hidup kita yang hanya lewat sekali, peristiwa-peristiwa dalam sejarah kadang sering berulang, sesekali dengan wajah yang sama, tapi lain kali mempunyai rupa yang berbeda. Sedih sekali memikirkan bahwa peristiwa-peristiwa di dunia akan berulang sementara hidup kita tidak.
Tapi jangan takut..!

Kakak akan bercerita dari awal agar Engkau lebih mudah memahami. Dan alangkah senangnya karena Kakak telah memulai cerita ini dengan benar.
Kakak telah memulai cerita ini dengan cinta.



Demikianlah Artikel Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita

Sekianlah artikel Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita dengan alamat link https://infoasikindo.blogspot.com/2013/11/momen-2-remang-petang-mulai-gulita.html

0 Response to "Momen 2 : Remang Petang Mulai Gulita"

Post a Comment