Judul : Bagaimana Memilih Hosting Yang Baik untuk Website Anda
link : Bagaimana Memilih Hosting Yang Baik untuk Website Anda
Bagaimana Memilih Hosting Yang Baik untuk Website Anda
Salah satu langkah paling penting sebelum dalam membuat website adalah menentukan jasa hosting yang hendak kita pakai. Hal ini penting karena jangan sampai ketika segalanya sudah kita persiapkan dengan baik, sistem website maupun hal-hal penunjang lainnya dalam sebuah website, ternyata di kemudian hari, website kita sering down atau mengalami masalah-masalah klasik yang selalu dialami oleh website dengan server hosting yang jelek seperti misalnya, database tiba-tiba hilang, kecepatan super duper lemot, dan lain-lain.
Berikut ini 12 langkah yang musti anda perhatikan sebelum benar-benar menentukan jasa hosting mana yang akan anda pilih. Apakah perusahaan xxx atau yyy. Seperti sebuah variabel ya? Memang demikian adanya.
Langkah 1
Apakah anda hanya ingin sekedar bermain-main, bernasis-nasisan.
Woyyy!!! Gw udah punya web nih...?
Lo punya kagak?
Ga keren ah!!.
Jika memang hanya untuk tujuan tersebut, maka pilihlah hosting gratisan saja. Bukan apa-apa, sayang duitnya, dan itulah enaknya, untuk narsis di dunia online kita bisa gratis. Untuk yang gratisan ada segubrak pilihan.
Lain ceritanya jika anda memang akan menggunakan website tersebut untuk sebuah keperluan yang lebih serius, yah misalnya untuk bisnis atau mencari uang. Seperti halnya bisnis, dalam dunia maya juga berlaku pameo "Ga ada makan siang gratis" kecuali anda bertemu dengan orang sebaik saya...
Jika memang anda membuat website untuk keperluan tersebut, persiapkan dulu duitnya baru bikin website. Jangan takut, ga mahal kok.
Langkah 2
Apakah perusahaan hosting tersebut menyediakan sistem auto installer yang mudah. Ini seandaninya anda tidak tahu tentang bahasa Pemrograman website. Saat ini kebanyakan web hosting sudah menyediakan sistem auto installer yang memudahkan kita dalam membuat website hanya dalam 2 atau 3 klik.
Langkah 3
Jika anda tidak punya pengalaman sebelumnya tentang manajemen website, buatlah website dengan skala kecil saja. Hal ini berguna pada saat update website.
Langkah 4
Apakah mereka mau membantu anda dalam membuat website. Apakah CS nya sopan, judes atau pelit bin medit dalam mengajari anda. Jangan sampai saat anda sudah sangat bersemangat dalam membangun sebuah website kemudian di tengah mengalami kesulitan yang krusial, anda harus berhenti hanya karena CS nya sok sibuk atau sok imut.
Langkah 5
Apakah Perusahaan Hosting tersebut menyediakan email account dengan nama domain yang anda pesan. Misalnya nama domain anda adalah iniwebsiteku.com, apakah anda bisa memiliki email dengan nama emailku@iniwebsiteku.com. Ini adalah sebuah layanan yang membuat anda terkesan profesional dengan memiliki email dengan ekstension nama domain anda sendiri. Ingat kasus ke-songongan-an anggota DPR kita di Australia, yang dengan bangganya mereka bilang bahwa email mereka adalah blabla@yahoo.com. Mosok anggota DPR emailnya pake email gratisan macam Yahoo.
Jelas Ga keren bukan?
Langkah 6
Selidiki bagaimana cara upload filenya. Apakah hanya menggunakan File Manager yang ada di CPanel atau bisa menggunakan FTP. Upload file dengan File Manager akan sangat mekelahkan karena memakan waktu yang sangat lama, terutaa jika mengupload file-file dengan kapasitas jumbo
Langkah 7
Apakah mereka menyediakan logs untuk progress dari website anda. Jika anda serius embangun sebuah website jangan acuhkan hal yang satu ini.
Langkah 8
Jangan terlalu bernafsu dengan Space Disk nya. Ada beberapa layanan hosting yang menyediakan Disk Spce 25 GB. Kebanyakan website tidak akan menggunakan hingga 1% nya juga. Beli sesuai dengan kebutuhan anda saja.
Langkah 9
Uji kecepatan loading hosting tersebut dengan cara klik windows-- run - ping namadoaminhosting.com Tunggu hingga proses selesai. Angka hasil ping semakin kecil semakin bagus. 80 adalah angka rata-rata dan masih layak kita pergunakan. Jika hasilnya lebih dari 100 maka tinggalkan hosting tersebut.
Langkah 10
Cusstomer Servicenya selalu standa by ga? Apakah layanan mereka 24x7 atau tidak. Jika tidak, maka saat anda mengalami kesulitan, siap-siap nangis deh.
Langkah 11
Kenali jenis OS dari Server hostng tersebut.Server Linux lebih murah dan lebih stabil dan juga banyak aplikasi open source gratisan yag tersedia.
Langkah 12
Kenali jenis hosting yang anda beli, apakah shared hosting atau dedicated hosting. Shared hosting untuk website-websote kecil yang artinya satu server dibagi untuk beberapa website. Sedangkahn Dedicated hosting, satu server untuk satu website, biasanya untuk website yang emerlukan space sangat besar.
Berikut ini 12 langkah yang musti anda perhatikan sebelum benar-benar menentukan jasa hosting mana yang akan anda pilih. Apakah perusahaan xxx atau yyy. Seperti sebuah variabel ya? Memang demikian adanya.
Langkah 1
Tentukan dulu Apa yang sebenarnya Anda inginkan
Apakah anda hanya ingin sekedar bermain-main, bernasis-nasisan.
Woyyy!!! Gw udah punya web nih...?
Lo punya kagak?
Ga keren ah!!.
Jika memang hanya untuk tujuan tersebut, maka pilihlah hosting gratisan saja. Bukan apa-apa, sayang duitnya, dan itulah enaknya, untuk narsis di dunia online kita bisa gratis. Untuk yang gratisan ada segubrak pilihan.
Lain ceritanya jika anda memang akan menggunakan website tersebut untuk sebuah keperluan yang lebih serius, yah misalnya untuk bisnis atau mencari uang. Seperti halnya bisnis, dalam dunia maya juga berlaku pameo "Ga ada makan siang gratis" kecuali anda bertemu dengan orang sebaik saya...
Jika memang anda membuat website untuk keperluan tersebut, persiapkan dulu duitnya baru bikin website. Jangan takut, ga mahal kok.
Langkah 2
Apakah Ada Auto Installer untuk Menginstall Website
Apakah perusahaan hosting tersebut menyediakan sistem auto installer yang mudah. Ini seandaninya anda tidak tahu tentang bahasa Pemrograman website. Saat ini kebanyakan web hosting sudah menyediakan sistem auto installer yang memudahkan kita dalam membuat website hanya dalam 2 atau 3 klik.
Langkah 3
Buat Website Mini Jika Anda Tidak Mempunyai Pengalaman Membuat Website Sebelumnya
Jika anda tidak punya pengalaman sebelumnya tentang manajemen website, buatlah website dengan skala kecil saja. Hal ini berguna pada saat update website.Langkah 4
Maukah Mereka Mengajari Anda
Apakah mereka mau membantu anda dalam membuat website. Apakah CS nya sopan, judes atau pelit bin medit dalam mengajari anda. Jangan sampai saat anda sudah sangat bersemangat dalam membangun sebuah website kemudian di tengah mengalami kesulitan yang krusial, anda harus berhenti hanya karena CS nya sok sibuk atau sok imut.Langkah 5
Apakah Anda Mendapatkan Email dengan Nama Domain Yang Anda Pesan
Apakah Perusahaan Hosting tersebut menyediakan email account dengan nama domain yang anda pesan. Misalnya nama domain anda adalah iniwebsiteku.com, apakah anda bisa memiliki email dengan nama emailku@iniwebsiteku.com. Ini adalah sebuah layanan yang membuat anda terkesan profesional dengan memiliki email dengan ekstension nama domain anda sendiri. Ingat kasus ke-songongan-an anggota DPR kita di Australia, yang dengan bangganya mereka bilang bahwa email mereka adalah blabla@yahoo.com. Mosok anggota DPR emailnya pake email gratisan macam Yahoo.
Jelas Ga keren bukan?
Langkah 6
Selidiki Cara Uploadnya
Selidiki bagaimana cara upload filenya. Apakah hanya menggunakan File Manager yang ada di CPanel atau bisa menggunakan FTP. Upload file dengan File Manager akan sangat mekelahkan karena memakan waktu yang sangat lama, terutaa jika mengupload file-file dengan kapasitas jumbo
Langkah 7
Logs
Apakah mereka menyediakan logs untuk progress dari website anda. Jika anda serius embangun sebuah website jangan acuhkan hal yang satu ini.Langkah 8
Bersikap Minimalis
Jangan terlalu bernafsu dengan Space Disk nya. Ada beberapa layanan hosting yang menyediakan Disk Spce 25 GB. Kebanyakan website tidak akan menggunakan hingga 1% nya juga. Beli sesuai dengan kebutuhan anda saja.Langkah 9
Test Kecepatan Servernya
Uji kecepatan loading hosting tersebut dengan cara klik windows-- run - ping namadoaminhosting.com Tunggu hingga proses selesai. Angka hasil ping semakin kecil semakin bagus. 80 adalah angka rata-rata dan masih layak kita pergunakan. Jika hasilnya lebih dari 100 maka tinggalkan hosting tersebut.Langkah 10
Layanan Terbaik
Cusstomer Servicenya selalu standa by ga? Apakah layanan mereka 24x7 atau tidak. Jika tidak, maka saat anda mengalami kesulitan, siap-siap nangis deh.Langkah 11
Kenali Jenis Operating Systemnya
Kenali jenis OS dari Server hostng tersebut.Server Linux lebih murah dan lebih stabil dan juga banyak aplikasi open source gratisan yag tersedia.Langkah 12
Kenali Jenis Hostingnya
Kenali jenis hosting yang anda beli, apakah shared hosting atau dedicated hosting. Shared hosting untuk website-websote kecil yang artinya satu server dibagi untuk beberapa website. Sedangkahn Dedicated hosting, satu server untuk satu website, biasanya untuk website yang emerlukan space sangat besar.Demikianlah Artikel Bagaimana Memilih Hosting Yang Baik untuk Website Anda
Sekianlah artikel Bagaimana Memilih Hosting Yang Baik untuk Website Anda kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Bagaimana Memilih Hosting Yang Baik untuk Website Anda dengan alamat link https://infoasikindo.blogspot.com/2013/12/bagaimana-memilih-hosting-yang-baik.html




0 Response to "Bagaimana Memilih Hosting Yang Baik untuk Website Anda"
Post a Comment