Judul : Vladimir Vernadsky : Ilmuwan, Pejuang dan Humanis
link : Vladimir Vernadsky : Ilmuwan, Pejuang dan Humanis
Vladimir Vernadsky : Ilmuwan, Pejuang dan Humanis
Vladimir Ivanovich Vernadsky (Russian: Влади́мир Ива́нович Верна́дский; 12 March 1863 – 6 January 1945) adalah seorang mineralogist dan geochemist Russia dan Ukraina. Vernadsky diklaim sebagai salah satu penemu geochemistry, biogeochemistry, dan of radiogeology. Vernadsky juga pendiri Ukrainian Academy of Sciences (sekarang National Academy of Sciences of Ukraine). Idenya tentang noosphere (lingkup alam pikiran manusia) memberikan kontribusi penting dalam cosmism Rusia (cosmism : sebuah konsep futuristik radikal tentang perkembang umat manusia di masa depan). Vernadsky dikenal melalui bukunya The Biosphere (1926) yang tanpa disengaja mempopulerkan istilah biosphere Eduard Suess (1885), yang secara hipotesis mengatakan bahwa kehidupan ini adalah kekuatan alam yang membentuk bumi. Pada tahun 1943, dia dianugerahi Stalin Prize.
Vernadsky lahir di Saint Petersburg, Kerajaan Rusia, pada 12 Maret 1863. Menurut legenda keluarganya, dia termasuk keturunan Zaporozhian Cossacks (kaum Kristen Ortodoks Ukraina). Dia menjadi professor dalam bidang ekonomi politik di Kiev sebelum pindah ke Saint Petersburg. Ibunya termasuk wanita terpandang di suku Rusia.
Vernadsky lulus dari Saint Petersburg State University pada tahun 1885. Karena posisi mineralogist di Saint Petersburg State University sedang kosong dan Vasily Dokuchaev, seorang ilmuwan tanah dan Alexey Pavlov, seorang geologist, mengajar Mineralogy untuk sementara. Vernadsky akhirnya masuk di departemen Mineralogy.
Ketika mencoba mencari topik untuk program doktoratnya, dia pergi ke Naples untuk belajar di bawah bimbingan seorang crystallographer, Arcangelo Scacchi, yang sudah pikun saat itu. Karena kondisi Scacchi tersebut akhirnya Vernadsky pergi ke Jerman untuk mempergunakan peralatan modern Goth, yang telah mengembangkan sebuah mesin untuk mempelajari ilmu optik, thermal, elastic, magnetik dan peralatan elektrik dari kristal. Dia mendapatkan akses ke laboratorium fisika Leonhard Sohncke (Direktor, Physikalisches Institut der Universität Jena, 1883–1886; Professor der Physik an der Technischen Hochschule München 1886 -1897), yang sedang mempelajari crystallisation saat itu.
Vernadsky mengikuti General Congress of the zemstvos pertama yang diadakan di Petersburg pada tahun 1905 untuk mendiskusikan cara terbaik untuk mendesak pemerintah tentang kebutuhan masyarakat Soviet saat itu. Dia juga menjadi anggota liberal Constitutional Democratic Party (KD); menjadi anggota parlemen, dan keluar sebagai bentuk protest pada Tsar yang memberhentikan Duma. Dia kemudian menjadi Professor dan wakil rektor di Moscow University, dan mengundurkan diri pada tahun 1911 sebagai bentuk protes pada reaksi politik pemerintah. Setelah revolusi pada bulan Februari 1917, dia membantu beberapa komisi pemerintah dalam bidang pendidikan dan pertanian, termasuk menjadi asisten menteri Pendidikan.
Demikianlah Artikel Vladimir Vernadsky : Ilmuwan, Pejuang dan Humanis
Sekianlah artikel Vladimir Vernadsky : Ilmuwan, Pejuang dan Humanis kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Vladimir Vernadsky : Ilmuwan, Pejuang dan Humanis dengan alamat link https://infoasikindo.blogspot.com/2015/03/vladimir-vernadsky-ilmuwan-pejuang-dan.html

0 Response to "Vladimir Vernadsky : Ilmuwan, Pejuang dan Humanis"
Post a Comment